LAPORAN RESMI PRAKTIKUM
PENERAPAN KOMPUTER
Disusun Oleh :
NAMA : Gregorius Sony Kurniawan
NIM :
11/13937/BP-S.Agr
KELAS : Aneka Tanaman
JURUSAN : Budidaya Pertanian
CO.ASS : Joko Asmo Wibowo
FAKULTAS PERTANIAN
INSTITUT PERTANIAN STIPER
YOGYAKARTA
2013
I.
ACARA :
Microsoft Power Point
II.
TUJUAN :
Mengenal tentang cara menggunakan
Microsoft Power
Point dan fungsi Hyberlink.
III.
DASAR
TEORI
Microsoft PowerPoint atau Microsoft Office PowerPoint adalah
sebuah program komputer untuk presentasi yang dikembangkan
oleh Microsoft di dalam paket aplikasi kantoran mereka, Microsoft Office, selain Microsoft Word, Excel, Access dan beberapa program
lainnya. PowerPoint berjalan di atas komputer PC berbasis sistem operasi Microsoft Windows dan juga Apple Macintosh yang
menggunakan sistem operasi Apple Mac OS, meskipun pada awalnya
aplikasi ini berjalan di atas sistem operasi Xenix. Aplikasi ini sangat banyak digunakan, apalagi oleh
kalangan perkantoran dan pebisnis, para pendidik, siswa, dan trainer. Dimulai pada versi Microsoft Office System 2003,
Microsoft mengganti nama dari sebelumnya Microsoft PowerPoint saja menjadi
Microsoft Office PowerPoint. Versi terbaru dari PowerPoint adalah versi 12
(Microsoft Office PowerPoint 2007), yang tergabung ke dalam paket Microsoft Office System 2007.
Dalam
PowerPoint, seperti halnya perangkat lunak pengolah presentasi lainnya, objek
teks, grafik,
video,
suara,
dan objek-objek lainnya diposisikan dalam beberapa halaman individual yang
disebut dengan "slide".
Istilah slide dalam PowerPoint ini memiliki analogi
yang sama dengan slide dalam proyektor
biasa, yang telah kuno, akibat munculnya perangkat
lunak komputer yang mampu mengolah presentasi semacam PowerPoint dan
Impress. Setiap slide dapat dicetak atau ditampilkan dalam layar dan
dapat dinavigasikan melalui perintah dari si presenter. Slide juga dapat
membentuk dasar webcast (sebuah siaran
di World Wide
Web).
PowerPoint
menawarkan dua jenis properti pergerakan, yakni Custom Animations dan Transition. Properti pergerakan Entrance, Emphasis,
dan Exit objek dalam sebuah slide dapat diatur oleh Custom Animation,
sementara Transition mengatur pergerakan dari satu slide ke slide
lainnya. Semuanya dapat dianimaskan dalam banyak cara. Desain keseluruhan dari
sebuah presentasi dapat diatur dengan menggunakaan Master Slide, dan
struktur keseluruhan dari prsentasi dapat disunting dengan menggunakan Primitive
Outliner (Wikipedia,2013)
Hyperlink disusun
dari dua kata, yaitu hyper dan link. Hyper memiliki arti banyak,
sedangkan link diartikan sebagai hubungan. Jadi hyperlink bisa diartikan hubungan
yang banyak.
Pada aplikasi Microsoft
Office PowerPoint, maka hyperlink
diartikan sebagai media presentasi yang dapat memberikan kemudahan
menghubungkan sebuah file yang berbeda atau menghubungkan banyak slide-slide
pada satu file PowerPoint
sehingga tampil dengan cepat, yang memberikan kemudahan tanpa secara
tradisional mencari file atau slide yang ingin dilihat tersebut (Trinila, 2011).
IV.
HASIL
PENGAMATAN
Gambar
1.
Keterangan
: buka presentasi baru dengan meng-klik 2x pada icon Microsoft PowerPoint
Gambar
2.
|
Bidoata
|
|
Penutup
|
|
Pendukung
|
|
Isi presentasi
|
Keterangan
: buat presentasi dengan format seperti di atas.
Gambar
3
Keterangan :
Berikan atribut berupa objek atau garis untuk
memperindah presentasi tersebut. Sorot “insert”,
dapat menyisipkan gambar (picture/clipart),
atau objek (shape).
Gambar 4.
Keterangan :
Diberi gambar pada
slides pendukung untuk membuat presentasi menjadi menarik, dan berikan animasi
pada slide pembuka. Klik “Animations”
dan pilih animasi yang diinginkan. Aplikasi ini dapat hanya satu slides pertama
atau diaplikasikan kesemua slide, klik “Apply
to all”.
Gambar 5.
Keterangan :
Pada suatu objek diberi Hyberlink dengan cara klik kanan pada objek, pilih hyberlink, pilih
“Place in this document” kemudian
pililh pada slide berapa akan diloncatkan slide tersebut. Misal slide 9. Klik “OK”.
Gambar 6.
Keterangan :
Klik kanan pada suatu objek kecil,
klik kanan dan pilih “hyberlink” dan
klik “exiting files or webpage” dan
sorot “current folder”. Pilih
dokumen mana yang akan disambung pada presentasi tadi.
Gambar 7.
Keterangan :
Diperindah
presentasi tersebut dengan menyisipkan animasi pada komponen objek yang ada
pada setiap slide tersebut. Sorot “Animations”,
pilih “Costum animation”. Pada Bar
sebelah kanan akan tampak pilihan animasi yang akan dibuat. Sorot objek
tertentu, pada bar sebelah kanan pilih “add
effect”. Pilih sesuai selera. Untuk memainkan effect tersebut klik “play”.
V.
PEMBAHASAN
Pada praktikum kali
ini, praktikan dibimbing untuk mengatahui tentang penerapan Microsoft Power
Point khususnya Hyberlink. Penggunaan komputer
oleh mahasiswa mungkin sudah umum, akan tetapi penerapannya belum
maksimal oleh karena pengetahuan yang masih kurang tentang penerapan komputer
ini.
Hyberlink adalah
program pada Microsoft Power Point yang fungsinya untuk menyisipkan suatu
dokumen, file atau melompat pada slide urutan tertentu. Pertama-tama dibuka
dulu program Power Point tersebut, kemudian dibuat presentasi dengan format
slide pertama adalah biodata, slide dua sampai enam adalah slide utama dan slide
tujuh sampai sepuluh adalah slide pendukung (objek, dokumen ,dll).
Selain hyperlink,
praktikan juga dituntut untuk membuat presentasi dengan tampilan menarik dengan
cara menggunakan fitur - fitur yang
terdapat pada pada aplikasi Microsoft Power point. Diantaranya adalah
animations, background, picture, slide show, shape, dan lain – lain. Tujuan
dari penggunaan berbagai fitur diatas dalam aplikasi Microsoft power point
adalah untuk membuat presentasi lebih menarik dan dapat memanfaatkan berbagai
macam fitur yang terdapat dalam aplikasi Microsoft power point.
Untuk membuat
presentasi kita lebih menarik kita dapat memanfaatkan berbagai fitur yang telah
disebutkan diatas, misalkan saja kita ingin membuat presentasi kita lebih
menarik, kita dapat mengatur animasi pada slide tampilan presentasi kita.
Setelah memasukan baik tulisan, gambar, video, maupun suara langkah pertama
yang kita lakukan adalah menklik tab animation , setelah kita membuka tab
animation selanjutnya kita tinggal memilih jenis animasi yang kita gunakan.
Tentunya satu animasi hanya berlaku untuk satu slide saja, jika kita ingin
membuat semua slide dengan animasi kita hanya perlu mengulangi cara seperti
yang diterangkan diatas tadi. Setelah semua slide dipilih, slide yang kita buat
siap ditampilkan.
Setelah kita mengetahui
dan dapat membuat animasi pada Microsoft power point, tentunya kita diharapkan
dapat membuat presentasi dengan dengan tampilan yang lebih menarik dan dapat
memanfaat fitur – fitur tersedia dalam program Microsoft poer point.
VI.
KESIMPULAN
Dari hasil praktikum
alplikasi Microsoft power point maka dapat disimpulkan hal seperti berikut :
1.
Microsoft power
point merupakan program aplikasi untuk presentasi digital yang dapat dibuat
lebih mudah dan menraik.
2.
Microsoft power
point merupakan program aplikasi yang hanya dengan sekali klik dapat memasukan
tulisan, gambar, suar, dan video.
3.
Untuk membuat
sebuah presentasi lebih menarik kita dapat mengunakan berbagai fitur yang
tersedia seperti animation, hyperlink, dll.
4.
Untuk membuat
animasi dalam slide presentasi, kita dapat menggunakan fitur Animation.
5.
Hyperlink digunakan
untuk kita menghubungkan atau meloncatkan dengan slide/data yang kita inginkan dengan cara mengklik icon/ obyek yang ada pada slide tersebut.
DAFTAR PUSTAKA
Budi
Permana. 2000. Microsoft Excel 2000.
Exel Media Komputindo . Jakarta
Icball. 2013. Makalah Tentang Microsoft Word. http//Ichball.blogspot.com. Diakses
4 Juli 2013.
Rifani Imdadillah. 2012. Makalah Mail Merge.
http//Imdadillahrifani.blogspot.com. Diakses pada 4 Juli 2013
Yogyakarta, 5 Juli 2013
Mengetahui,
Co. Ass Praktikan
( ) (Gregorius
Sony K.)
